Posted in: madu

Manfaat Propolis Dari Lebah

Salah satu penemuan paling mengejutkan tentang sarang lebah adalah kebersihan ekstrim mereka yang hampir setara, atau mungkin, mereka bahkan lebih bersih daripada kebanyakan rumah sakit. Alasan lingkungan yang steril ini adalah propolis yang digunakan lebah pekerja sebagai sealant dalam membangun rumah mereka. Zat berwarna cokelat keemasan ini memiliki flavonoid yang meningkatkan kesehatan. Ini juga memiliki kualitas antimikroba yang membuatnya efektif dalam menghilangkan bakteri, jamur, dan mikroorganisme lain yang menyebabkan penyakit. Sebagai antiseptik dan antioksidan, propolis sering digunakan sebagai obat kumur, salep, dan suplemen kesehatan.

Menggunakan Propolis dalam Pengobatan Internal dan Perawatan Gigi

Orang Yunani kuno menerapkan zat resin ini pada memar dan luka untuk penyembuhan yang lebih cepat. Selama abad ke-12, direkomendasikan untuk infeksi tenggorokan dan mulut. Ini juga digunakan untuk menghentikan bakteri yang menyebabkan perawatan manfaat propolis gigi dan mengurangi peradangan pada gusi. Ekstrak lima puluh persen dari lem sarang lebah mentah dicampur dengan bahan lain dalam semen gigi mencegah perkembangan gangren pulpa di gigi. Sebagai antibiotik alami, propolis efektif melawan penyakit virus, seperti pilek dan flu, dan komplikasi bakteri, seperti bronkitis dan acne vulgaris .

Buat obat kumur dengan mencampur satu campuran ekstrak propolis dengan lima bagian air. Uji klinis yang menggunakan pembilasan oral ini menghasilkan hasil positif di antara pasien dengan gingivitis dan penyakit periodontal lainnya. Pasta dengan setengah terdiri dari zat ini dan setengah lainnya terbuat dari seng oksida terbukti lebih efektif dalam penyembuhan setelah menggunakannya sebagai penutup gigi untuk gigi berlubang. Terlebih lagi, penelitian lain mengungkapkan bahwa pengisian saluran akar dengan ekstrak propolis meningkatkan regenerasi tulang dan secara efektif membuat area mati rasa selama dan setelah perawatan.

Meningkatkan Antibodi, Menghambat Bakteri, dan Nyeri Mati

Orang-orang sering menggunakan propolis sebagai suplemen kesehatan dalam bentuk kapsul atau tablet untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka terhadap penyakit umum. Ini merangsang produksi sitokin dan antibodi lainnya, yang juga menjelaskan efisiensinya dalam memerangi sel kanker. Sejumlah penelitian pada hewan pada 1990-an membuktikan efek melawan kanker dari propolis pada sel tumor dan karsinoma. Asam caffeic serta antioksidan memiliki peran utama dalam menghambat pertumbuhan kanker.

Stimulan kekebalan ini juga akhirnya digunakan sebagai anestesi lokal. Menurut penelitian, itu memiliki tiga kali lebih kuat dari kokain dan 52 kali lebih kuat dari prokain. Selain antiseptik, efek anestesi ini tampaknya menjadi alasan lain untuk menggunakannya untuk mengobati luka mulut dan infeksi tenggorokan.

Selain itu, ini merupakan pengobatan anti-jamur yang efektif untuk banyak penyakit kulit. Misalnya, propolis telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus dan Streptococcus serta bakteri tuberkulosis dan mikroorganisme E. coli dan salmonella. Sebagai salah satu bahan aktif dalam beberapa salep dan lotion, propolis mencegah pertumbuhan ragi yang menyebabkan infeksi jamur kaki dan vagina.

Komposisi dan Nilai Gizi Propolis

Propolis memiliki banyak flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan dan memberikan pertumbuhan dan regenerasi sel. Namun, ia tidak memiliki banyak nilai gizi kecuali beberapa jumlah asam amino, mineral, dan vitamin, seperti asam askorbat, retinol, tiamin, dan riboflavin. Flavonoid dalam propolis juga membantu tubuh manusia menyerap lebih banyak vitamin C.

Sebenarnya, lebih dari 38 flavonoid dari berbagai sumber tanaman telah diidentifikasi dalam berbagai sampel propolis. Lebah mengumpulkan komponen-komponen ini dari semak-semak berbunga dan pohon-pohon yang mereka kunjungi. Lebih atau kurang, setengah dari campuran propolis memiliki asam fenolik dan ester kafein. Bahan paling melimpah berikutnya termasuk lilin lebah dan asam lemak dari tanaman. Sementara itu, lima hingga sepuluh persen zat terdiri dari serbuk sari, minyak atsiri, mineral, dan bahan organik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *